PERGESERAN PARADIGMA BELAJAR ABAD 21

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: sman1cbb17/detilpost.php

Line Number: 129

Backtrace:

File: /home/sman1cbb/public_html/application/views/template/sman1cbb17/detilpost.php
Line: 129
Function: _error_handler

File: /home/sman1cbb/public_html/application/controllers/Post.php
Line: 30
Function: view

File: /home/sman1cbb/public_html/index.php
Line: 292
Function: require_once

Senin, 16/06/2014 Kolom Guru 918 hits

Tema pengembangan kurikulum 2013 adalah dapat menghasilkan insan Indonesia yang produktif, kreatif, inovatif, dan afektif melalui penguatan sikap (tahu mengapa), keterampilan (tahu bagaimana), dan pengetahuan (tahu apa) yang terintegrasi. Diakui dalam perkembangan kehidupan dan ilmu pengetahuan abad 21, kini memang telah terjadi pergeseran baik ciri maupun model pembelajaran. Inilah yang diantisipasi pada kurikulum 2013. Skema 1 menunjukkan pergeseran paradigma belajar abad 21 yang berdasarkan ciri abad 21 dan model pembelajaran yang harus dilakukan.

 

 

 

Sedang gambar 1 adalah posisi kurikulum 2013 yang terintegrasi sebagaimana tema pada pengembangan kurikulum 2013. Sudah barang tentu untuk mencapai tema itu, dibutuhkan proses pembelajaran yang mendukung kreativitas. Itu sebabnya perlu merumuskan kurikulum yang mengedepankan pengalaman personal melalui proses mengamati, menanya, menalar, dan mencoba (observation based learning) untuk meningkatkan kreativitas peserta didik. Di samping itu, dibiasakan bagi peserta didik untuk bekerja dalam jejaringan melalui collaborative learning. Pertanyaannya, pada pengembangan kurikulum 2013 ini, apa saja elemen kurikulum yang berubah? Empat standar dalam kurikulum meliputi standar kompetensi lulusan, proses, isi, dan standar penilaian akan berubah sebagaimana ditunjukkan dalam skema elemen perubahan.

 

Perubahan yang diharapkan.

Pengembangan kurikulum2013, selain untuk memberi jawaban terhadap beberapa permasalahan yang melekat pada kurikulum 2006, bertujuan juga untuk mendorong peserta didik atau siswa, mampu lebih baik dalam melakukan observasi, bertanya, bernalar, dan mengkomunikasikan (mempresentasikan), apa yang di peroleh atau diketahui setelah siswa menerima materi pembelajaran.

Melalui pendekatan itu diharapkan siswa kita memiliki kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan yang jauh lebih baik. Mereka akan lebih kreatif, inovatif, dan lebih produktif. Sedikitnya ada lima entitas, masing-masing peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan, manajemen satuan pendidikan, Negara dan bangsa, serta masyarakat umum, yang diharapkan mengalami perubahan. Skema 2 menggambarkan perubahan yang diharapkan pada masing-masing entitas.

 

Suber berita :http://www.kemdikbud.go.id/kemdikbud/uji-publik-kurikulum-2013-2

: tanpa label

KISAH INSPIRATIF

Minggu, 15/03/2015

Membaca Al-Qur'an

Senin, 23/03/2015

MUTIARA HADIST

Abu Dzar R.a., Dia Berkata, Rasulullah SAW., Bersabda, "Setiap Tulang Dan Persendian Badan Dari Kamu Ada Sedekahnya; Setiap Tasbih Adalah Sedekah, Setiap Tahmid Adalah Sedekah, Setiap Tahlil Adalah Sedekah, Setiap Takbir Adalah Sedekah, Setiap Amar Ma'ruf Adalah Sedekah Dan Setiap Nahi Munkar Adalah Sedekah. Maka, Yang Dapat Mencukupi Hal Itu Hanyalah Dua Raka'at Yang Dilakukannya Dari Shalat Dua." Kekuatan Sholat Dhuha