CENTRINO, PLATFORM 'MOBILE' TERBARU INTEL

Admin Minggu, 01/05/2005 Umum 3447 hits

PEMAKAI komputer notebook kini dapat menikmati fitur-fitur yang lebih baik. Soalnya perusahaan pembuat chip komputer Intel telah meluncurkan teknologi mobile Intel Centrino terbaru. Ditujukan untuk keperluan hiburan dan bisnis, platform mobile yang sebelumnya diberi nama kode Sonoma tersebut menawarkan gambar yang lebih baik, daya responsif lebih tinggi, bisa mengakses internet nirkabel lebih cepat, dan lainnya.

Kehadirannya sendiri sudah ditunggu-tunggu para peminat teknologi nirkabel. Intel Centrino mulai dikenal sejak Maret 2003 dengan fitur modul Wireless LAN berbasis standar 802.11b. Menurut Budi Wahyu Jati, Country Manager Intel Indonesia, platform Centrino datang untuk memenuhi empat fokus.

Pertama adalah memperpanjang usia baterai komputer dari semula hanya 2-3 jam menjadi lebih dari 5-6 jam. Lalu Centrino berusaha memenuhi kebutuhan koneksi nirkabel di notebook. Fokus ketiga adalah memungkinkan terciptanya notebook yang lebih ringan dan desainnya variatif. Terakhir, dengan Centrino, diupayakan kinerja notebook dapat menyamai saudaranya yaitu komputer desktop.

Dikatakannya, penggunaan mobile computing, termasuk yang berbasis Centrino, terus tumbuh pesat. Dari data riset Gartner misalnya, pemakaian mobile computing diprediksi naik sebanyak 15% di kalangan profesional dan 17% di konsumen perumahan sepanjang kurun waktu 2003-2008.

"Akses poin juga berdasar data IDC akan tumbuh 60% pada 2004-2005. Sedangkan jumlah yang memanfaatkan hotspot tumbuh 32% pada saat yang sama. Intel sendiri memprediksi akan ada lebih dari 500 perguruan tinggi di Asia Pasifik yang mempunyai akses nirkabel. Di Indonesia misalnya Universitas Pelita Harapan, ITB, Universitas Bina Nusantara," ujar Budi ketika memperkenalkan platform Centrino terbaru di Jakarta, pekan lalu.

Sekarang sebagian besar komputer yang bisa mengakses internet nirkabel lewat teknologi Wireless Fidelity (WiFi) memang memakai platform Centrino. Budi menyebut misalnya intel sudah mengirim lebih dari 10 juta notebook Centrino setelah dua tahun peluncuran platform itu.

Peningkatan teknologi

Dari sisi teknologi, ada perbedaan antara Centrino terdahulu dengan platform Centrino (Sonoma) terbaru. Dasarnya tetap tiga elemen yaitu prosesor Pentium M, chipset mobile 915 Express dan modul Intel Wireless Local Area Network (WLAN). Hanya notebook dengan ketiga elemen itulah yang berhak memakai logo Centrino.

Centrino kali ini memakai prosesor Intel Pentium M terbaru, chipset mobile Intel 915 Express (dulu bernama sandi Alviso) dan komponen Local Area Network (LAN) nirkabel Intel PRO/Wireless 2915 ABG (dual-band) atau 2200BG (single-band). Model 2915ABG bisa mengakses frekuensi WLAN 2,4 GHz (802.11b dan 802.11g) atau di 5 GHz (802.11a).

Untuk grafis, Centrino memakai chipset mobile Intel 915 GM Express yang mempunyai media accelerator lebih bagus. Hasilnya, kinerja grafis lebih bagus 2x dibanding platform sebelumnya. Teknologinya juga mendukung antarmuka terbaru PCI Express yang memiliki bandwith grafis 4x lebih tinggi. Bagi komputer notebook, PCI Express memang memberi keuntungan dibanding grafis AGP dari segi penghematan baterai.

Notebook Centrino juga akan menyajikan suara lebih bagus. Soalnya terdapat pilihan TV Tuner, Intel High Definition Audio dengan Dolby Digital, dan 7.1 surround sound. "Centrino bisa memakai kanal audio terpisah sehingga suara game dan chatting tidak tercampur," tutur Budi.

Teknologi lainnya adalah peningkatan bandwidth dari Front Side Bus (FSB) 300 menjadi FSB 533, memori dual-channel DDR2 dan fitur execute disable bit untuk mencegah virus dan worm masuk. "Diharapkan platform Centrino terbaru ini mampu mendorong konsumen perumahan lebih kreatif dengan menggarap proyek video, bermain musik dan lainnya. Sedangkan pemakai di segmen bisnis bisa menikmati platform yang lebih aman, stabil, dan fleksibel," kata Budi lebih jauh.

Intel berharap lebih dari 150 jenis rancangan notebook berbasis teknologi Centrino terbaru akan tersedia tahun ini. Pada saat peluncuran sendiri, terlihat beberapa model notebook dari produsen Zyrex dan Axioo yang sudah memakai platform Intel Centrino terbaru. Dari demo game-nya, grafis yang ditunjukkan cukup halus dan berjalan kencang.

Untuk mendukung pengembangan platform Centrino, tambah Budi, Intel telah mengoptimalkan lebih dari 250 software. Lalu memverifikasi lebih dari 60 ribu hotspot termasuk yang dikelola penyedia internet CBN di Indonesia. Ada juga bagian Intel Capital yang mendanai perusahaan-perusahaan di bidang pengembangan komunikasi nirkabel, perbaikan usia baterai, dan sebagainya.

"Karena Intel sebenarnya memang tidak terfokus ke pembuatan baterai, kami bekerja sama dengan perusahaan pembuat baterai. Tujuannya supaya notebook bisa dipakai lebih lama," ungkap Budi.

Urusan akses nirkabel tentu tak lepas pula dari penyediaan hotspot WiFi. Jumlah dan pemakainya sudah banyak, termasuk di kafe hingga pusat perbelanjaan. Menurut Stephanus Jonathan, Marketing Manager CBN, pemakai WiFi awalnya memang sedikit. Sekarang, dari total 50 ribu pelanggan CBN, sudah sekitar 4.000 yang aktif memakai WiFi. Tiap harinya tercatat minimal 70 orang yang memakai WiFi CBN. "Dulu kami harus mengedukasi orang tentang fungsi dan cara memakai WiFi. Kini sudah banyak yang tahu," ujar Stephanus.

Setelah Centrino berkode nama Sonoma, platform berikutnya adalah Napa. Namun belum dipastikan kapan keluarnya. Menurut situs Tom's Hardware, Napa memanfaatkan dual-core CPU yang pertama untuk notebook. Keduanya kemungkinan memakai L2 cache biasa. Chipset platform Napa disebut Calistoga sedangkan modul WLAN di beri kode nama Golan. Belum jelas apakah Golan akan mendukung teknologi nirkabel Wimax.

: tanpa label

MUTIARA HADIST

Dari Abu Hurairah RA, Bahwa Rasulullah Bersabda, "Janganlah Kalian Saling Mendengki, Melakukan Najasy (semacam Promosi Palsu), Saling Membenci, Memusuhi, Atau Menjual Barang Yang Sudah Dijual Ke Orang Lain. Tetapi Jadilah Kalian Hamba-hamba Allah Yang Bersaudara. Seorang Muslim Adalah Saudara Bagi Muslim Yang Lain, Tidak Menzhalimi, Dan Tidak Membiarkan Atau Menghinakannya. Takwa Itu Di Sini (beliau Menunjuk Ke Dadanya Tiga Kali)." Saling Ukhuwah