PERMENDIKBUD 160 TAHUN 2014

Admin Senin, 02/02/2015 Utama 557 hits

Permendikbud 160 Tahun 2014, Sebagai Dasar Pemberhentian Kurikulum 2013

kurikulum 2013 di hentikanBelum genap usia kabinet pemerintahan presiden Jokowi sudah banyak mengeluarkan berbagai macam kebijakan. Salah satu diantaranya dalam dunia pendidikan oleh Mendikbud Anies Baswedan menghentikan Implementasi Kurikulum 2013 yang dari awal pelaksanaannya sudah memicu perdebatan dalam Implementasinya. Melalui surat edarannya yang ditujukan ke seluruh kepala sekolah se-Indonesia Nomor 179342/MPK/KR/2014 tanggal 5 Desember 2014 tentang Pelaksanaan Kurikulum 2014.

Untuk memperkuat surat edaran tersebut, kementrian mengeluarkan Peraturan Menteri (Permendikbud) nomor 160 tahun 2014 tentang pemberlakuan kurikulum 2006 dan kurikulum 2013 tanggal 11 Desember 2014.

Pada Permendikbud tersebut sebagaimana dengan surat edaran mendikbud berisi tentang penghentian pelaksanaan kurikulum 2013 pada sekolah-sekolah yang baru satu semester melaksanakan kurikulum tersebut. Dan selanjutnya dikatakan juga bagi sekolah rintisan yang melaksanakan kurikulum 2013 dan sudah melaksanakannya selama tiga semester tetap melanjutkan kurikulum 2013. Namun sekolah-sekolah tersebut juga dapat kembali ke kurikulum KTSP dengan melapor ke dinas pendidikan kabupaten/kota dan dinas propinsi.

Selanjutnya bagi sekolah-sekolah yang belum melaksanakan Kurikulum 2013 akan mendapatkan pelatihan dan pendampingan K 13 mulai dari Kepala Sekolah, Guru, Tenaga Kependidikan sampai dengan Pengawas. Disebutkan juga dalam permendikbud tersebut bahwa pemberlakuan kurikulum 2013 selambat-lambatnya pada tahun ajaran 2019/2020. Selengkapnya permen 160 tahun 2014 dapat didownload di sini. Semoga bermanfaat…

: tanpa label

MUTIARA HADIST

"Telah Mengabarkan Kepada Kami Ali Bin Abdillah Dari Hisyam Bin Yusuf Dari Ma'mar Dari Az-Zuhri Dari Urwah Bin Zubeir Dari Aisyah R.a. Berkata, "Orang-orang Bertanya Kepada Rasulullah SAW Tentang Para Dukun," Beliau Bersabda, "Tidak Ada Apa-apanya." Para Sahabat Bertanya, "Wahai Rasulullah, Mereka Kadang-kadang Bisa Menceritakan Sesuatu Yang Benar Kepada Kami. Maka Rasulullah SAW Bersabda, "Kalimat Tersebut Berasal Dari Kebenaran Yang Dicuri Oleh Jin, Kemudian Dibisikkan Ke Telinga Para Walinya (dukun). Maka Para Dukun Tersebut Mencampurkan Kalimat Yang Benar Tersebut Dengan Seratus Kedustaan." Para Dukun Mendapat Informasi Dari Jin