CIANJUR--MI: Sebanyak 228 atau 4,91 persen, siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) yang tercatat sebagai peserta Ujian Nasional (UN) tahun 2010 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tidak lulus.
Hasil akhir Ujian Nasional yang akan diumumkan, Senin (26/4), menyatakan 4.408 siswa atau sebesar 95,09 persen, dinyatakan lulus dan dapat melanjutkan ke bangku kuliah, kata Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan Cianjur Donni Drajat, Minggu (25/4).
Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil yang diperoleh dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, secara umum, tingkat kelulusan UN SMA tahun 2010 di Cianjur, sebesar 95,09 persen.
"Persentase itu, dihitung berdasarkan jumlah peserta UN tingkat SMA sebanyak 4.636 siswa, 95,09 persen atau sekitar 4.408 siswa dinyatakan lulus," katanya.
Ia menambahkan, berdasarkan jurusan, tingkat kelulusan jurusan IPA pada UN kali ini sebesar 98,98 persen, jurusan IPS sebesar 90,69 persen dan jurusan bahasa sebesar 95,09 persen.
Para peserta UN tingkat SMA tersebut, berasal dari 40 sekolah yang tersebar di wilayah Kabupaten Cianjur. Terdiri dari SMA negeri sebanyak 13 sekolah dan SMA swasta sebanyak 27 sekolah.
Sedangkan untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), tingkat kelulusan UN tahun 2010 sebesar 96,76 persen dari jumlah peserta sebanyak 5.260 siswa. Jumlah peserta tingkat SMK yang dinyatakan lulus sebanyak 5090 siswa atau sebesar 96,76 persen. Sedangkan peserta yang tidak lulus sebanyak 170 siswa atau sebesar 324 persen.
Bagi peserta yang tidak lulus itu, ungkap Donni, akan diadakan UN ulang, yang rencananya dilaksanakan, Senin (10/5). Sedangkan lokasinya akan ditentukan nanti. "Untuk lokasi bagi siswa yang tidak lulus dan harus mengulang, kita akan pusatkan dalam satu lokasi yang sama," tandasnya. (Ant/OL-03)
sumber: mediaindonesia






